Tidak diragukan lagi, indonesia merupakan negara yang sering terkena bencana gempa bumi. Ketika gempa bumi, pasti yang paling ditakutkan adalah “rumah kita ambruk, rumah kita runtuh, rugi besar nih”. Dan anda pasti tidak ingin panik kan.

Pembangunan rumah tahan gempa adalah solusi dari permasalahan diatas. Mungkin biaya untuk pembangunan rumah tahan gempa memang agak mahal, tapi ini merupakan investasi yang menguntungkan. Jika anda hanya membangun rumah biasa (tidak tahan gempa, kemudian terjadi gempa dan rumah anda ambruk, tentu anda harus membangun rumah lagi kan, dan biayanya pasti tidak murah kan.

Menurut Akademisi Arsitektur Unika Atma Jaya, Benny Puspantor , rumah jadi ambruk  karena:

1. Pecahnya fondasi dan lantai yang mengakibatkan bangunan turun atau miring,
2. Dinding dan atau rangka pintu atau jendela retak atau pecah
3. Rangka bangunan, plafon, atap, mengalami perubahan bentuk menjadi tidak sempurna atau pergeseran kearah horisontal dan menjadi labil.
4. Kemungkinan terjadi korsleting listrik yang dapat menimbulkan kebakaran
5. Kerugian yang paling total adalah robohnya bangunan tersebut.

Kontruksi rumah tahan gempa oleh shafira desain

Syarat rumah tahan gempa di sekitar gunung api menurut Vulcanological Survey of Indonesia, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral

Kunci dari kuatnya bangunan ada pada konstruksi pondasi bangunan, sudut kemiringan rumah, perencanaan ruang, dan bahan bangunan yang dipilih. Hal itu dapat dimulai dengan membuat denah yang sederhana dan simetris, dengan tujuan untuk mengurangi efek momen puntir oleh gaya gempa. Puntir adalah gaya torsi tegak lurus yang diberikan pada kedua ujung material bangunan secara berlawanan.

Rumah tahan gempa di gresik

Menyusun struktur balok dan kolom (source: pusdiklat-geologi.esdm.go.id)

Selanjutnya, fondasi rumah dari pasangan batu-kali, harus dibuat menerus di bawah seluruh pasangan bata dengan diberi balok sloof di atasnya.

Pada sistem fondasi dan rangka bangunan harus diberi perkuatan, seperti: balok-sloof, kolom praktis dan balok atas, dari beton bertulang. Selain itu bahan bangunan yang dipilih haruslah ringan, terutama di bagian atas atau atap, seperti kayu.

Konstruksi bangunan tahan gempa di Jogjakarta (source: pusdiklat-geologi.esdm.go.id)

Konstruksi rumah tahan gempa oleh shafira desain

Aturan dalam memasang batu bata yang menjadi aspek penting pada rumah tahan gempa (sumber: pusdiklat-geologi.esdm.go.id)

Di Jepang, bangunan kayu telah digunakan bertahun-tahun. Bahan ini dinilai tahan terhadap gempa. Namun selain material kayu, kekuatan rumah tahan gempa di Jepang juga dipengaruhi oleh kekuatan dinding yang dirancang berdasarkan rekayasa struktural

Dan setidaknya untuk membuat rumah tahan gempa diperlukan biaya 150 juta rupiah

Sumber : http://properti.liputan6.com/read/2428767/rumah-ini-tahan-gempa-bumi

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *